Informasi Detail

research
  • 13 Jun
  • 2024

Evaluasi Program Pengembangan Wirausaha Muda Pertanian untuk 2020-2023

Saat ini, petani milenial menjadi tren untuk mendorong generasi muda menjadi wirausaha di sektor pertanian. Kementerian Pertanian, melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), memiliki program untuk menciptakan wirausaha muda pertanian. Program ini, yang dimiliki oleh Kementerian Pertanian, dikenal sebagai Pertumbuhan Wirausaha Muda Pertanian atau PWMP. Program ini ditujukan untuk para alumni Fakultas Pertanian. "Pada tahun 2023, alumni Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu memperoleh tiga gelar PWMP, yaitu Agromesia (Agro Muda Rafflesia), Toboponik: Ikona Melon, dan Budidaya Anggrek Bengkulu," kata Dr. Hesti Pujiwati, S.P., M.Si. Pada tanggal 13-15 Mei 2024, Dr. Hesti Pujiwati, S.P., M.Si, sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, dan Helfi Eka Saputra, S.P., M.Si, sebagai salah satu Pengawas PWMP 2023, menghadiri undangan koordinator wilayah PWMP, dalam hal ini Polbantan Medan, untuk menghadiri rapat evaluasi PWMP 2023 di Medan. "Pertemuan ini dihadiri oleh 23 pelaksana PWMP dari perguruan tinggi negeri dan sekolah vokasi pertanian di wilayah koordinasi Polbangtan Medan. Rapat evaluasi PWMP 2023 merupakan bagian dari program agar hambatan yang dihadapi dapat diselesaikan dan solusi dapat diberikan berdasarkan diskusi dengan sesama penerima PWMP. Selain itu, pertemuan ini juga merupakan forum untuk menjalin kerjasama mitra dan kolaborasi dari setiap usaha yang bergerak di bidang yang sama dan saling mendukung," kata Helfi Eka Saputra, S.P., M.Si.

Agronesia adalah bisnis yang memanfaatkan limbah kulit buah kopi sebagai kompos. Produk yang dihasilkan oleh Agromesia ditujukan untuk mendukung budidaya tanaman yang ramah lingkungan. Produk Agromesia telah menembus luar provinsi Bengkulu. Salah satu distributor tetap produk Agromesia adalah Koperasi Syariah HMS Faperta UNIB," kata Prof. Agustin Zarkani, S.P., M.Si. Ph.D., sebagai Pengawas PWMP Agromesia, didampingi oleh Fahrul Rozi Maulana, S.P., sebagai kepala Agronesia.

Toboponik, dengan merek Ikona Melon, menghasilkan produk melon premium untuk dikonsumsi segar oleh masyarakat. Kualitas premium Toboponik menawarkan rasa manis dan segar dari buah yang baru dipetik dari tanaman. Kelompok Toboponik diketuai oleh Yusuf Kurniawan, S.Pt., M.Si. Keunikan produk ini adalah adanya ukiran Rafflesia pada kulit melon dan dikemas dalam kotak parcel, menjadikannya sangat cocok untuk oleh-oleh. Dengan PWMP 2023, bisnis Toboponik dapat meningkatkan jumlah buah yang dipanen dari 100 buah/periode panen menjadi 270 buah/periode panen. Peningkatan panen ini didukung oleh penambahan fasilitas dan infrastruktur pendukung," kata Helfi Eka Saputra, S.P., M.Si sebagai Pengawas PWMP Toboponik.

Dosen pembimbing kelompok Orchid Cultivation Bengkulu, Prof. Agustin Zarkani, S.P. M.Si., Ph.D menyebutkan kelompok Orchid Cultivatin Bengkulu mempunyai keunggulan produk berupa aneka anggrek yang bisa dijadikan cinderamata. Selanjutnya usaha rental anggrek yang sedang berbunga menjadi inovasi kelompok ini untuk mencukupi kebutuhan perkantoran sebagai bunga meja. Usaha jual beli dan rental anggrek memiliki prospek yang bagus ke depannya karena tidak banyak nursery yang bisa menghasilkan aneka anggrek yang sedang berbungaā€¯ ujar Venti Novita Sari, S.P., M.Si.



Aplikasi Issue Tracking LPTIK Selengkapnya I Ikuti Semarak Dies Natalis 42 UNIB Selengkapnya I Ayo laporkan Data Prestasimu (Mahasiswa) di tahun 2024 Selengkapnya I JOB FAIR 2024 Selengkapnya I Selamat Datang Mahasiswa Baru 2024, mari bergabung WAG Selengkapnya I Peluang Karir ALUMNI di FIRST RESOURCES GROUP Selengkapnya I PPID Pelaksana Pembantu Selengkapnya I